Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (tengah). Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Polisi: Tak Ada Penangkapan Terhadap Pedemo UU Cipta Kerja

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 29 Oktober 2020 00:17
Jakarta: Sejumlah kelompok masyarakat turun ke jalan menyuarakan penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker). Sebanyak 12.951 massa itu berunjuk rasa di 61 titik dengan aman dan lancar.
 
"Dari puluhan titik tersebut tidak ada aksi anarkis yang terjadi, serta tidak ada massa aksi yang diamankan karena anarkis," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Argo mengatakan demonstrasi skala besar terjadi di Jakarta dengan 4.280 orang. Kemudian Sulawesi Selatan 2.541 orang, Jawa Barat 1.643 orang, dan Maluku Utara 1.530 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Rawan Covid-19, Penolak UU Cipta Kerja Diminta Menempuh Judicial Review
 
Aksi demontrasi di Ibu Kota berpusat di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat. Ada juga massa yang berdemo di Gedung DPR/MPR, dan kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Semua aksi unjuk rasa itu berlangsung tertib.
 
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo turun langsung memantau aksi di Patung Kuda. Massa aksi terdiri atas elemen buruh dan mahasiswa.
 
"Polda Metro Jaya sendiri telah menyiapkan 12.369 personel yang bersiaga mengamankan demo," ungkap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif