Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Monyet Disiapkan untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

Nasional terorisme teror
Candra Yuri Nuralam • 21 Oktober 2019 18:59
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan enam terduga pengacau pelantikan presiden-wakil presiden sudah menyiapkan monyet. Mereka berencana melepas monyet di sekitar halaman gedung DPR/MPR.
 
"Mereka akan melepaskan delapan ekor monyet yang bertujuan agar suasana gaduh," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 21 Oktober 2019.
 
Argo menyebut keenamnya ingin para tamu undangan ketakutan. Namun, rencana itu berhasil digagalkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polisi mengendus rencana itu berdasarkan pengembangan kasus kepemilikan bom molotov oleh dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), AB. Keenamnya berkaitan dengan AB.
 
"Sudah dibeli delapan ekor monyet, tapi belum dipakai di sana (gedung DPR)," terang Argo.
 
Pelaku juga mengincar beberapa perusahaan ritel di sekitar Senayan. "Kemudian sepanjang aksi juga ada para tersangka berencana (melakukan) penjarahan toko-toko," tutur Argo.
 
Argo menambahkan pelaku menggunakan sandi mirror buat berkomunikasi satu sama lain dalam grup WhatsApp. Sandi ini dilakukan dengan cara membalik posisi alfabet seperti kaca dari posisi di papan ketik.
 
Keenamnya ditetapkan sebagai tersangka mereka yakni SH, E, FAB, RH, HRS, dan PSM. Mereka dijerat Pasal 169 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 187 ayat 1 KUHP, Pasal 187 RKUHP Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 92 Undang-Undang darurat dengan ancaman lima sampai 20 tahun.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif