Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kasus Wahyu Diharap Selesai Sebelum Pilkada 2020

Nasional OTT KPK
Candra Yuri Nuralam • 15 Januari 2020 16:22
Jakarta: Kasus dugaan suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan diharap bisa selesai sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Masalah ini tak boleh menodai pesta demokrasi di daerah-daerah.
 
"Kasus OTT (operasi tangkap tangan) yang menimpa Wahyu Setiawan KPU secara hukum harus dituntaskan," kata Direktur Eksekutif Kode Inisiatif Very Junaidi dalam diskusi di Upnormal Cafe, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Menurut dia, kasus Wahyu Setiawan membuat kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu menurun. Kecepatan pihak berwenang dalam menuntaskan kasus ini dipertaruhkan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyelenggara pemilu, kata dia, harus membuktikan kasus yang menimpa Wahyu tidak memengaruhi profesionalitas dalam menyiapkan Pilkada 2020. Penyelenggara pemilu wajib meyakinkan sistem pilkada serentak tidak perlu dibangun ulang.
 
"Tapi kemudian mestinya ini tidak dijadikan sebagai momen untuk membalikan sistem demokrasi yang sudah kita bangun selama ini. Pilkada langsung dan sebagainya," ujar Very.
 
Dia meminta penyenggara pemilu untuk bergerak cepat. Kasus Wahyu harus dibeberkan kepada publik secara transparan.
 
"Jadi bukan hanya menjadi ruang kelompok kecil dalam artian parpol (partai politik) sehingga mendorong pilkada tidak langsung, atau mungkin saja pilpres (pemilihan presiden) tidak langsung," tutur Very.
 
Sementara itu, Pilkada 2020 digelar di 270 daerah yang terdiri dari sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pencoblosan dilaksanakan Rabu, 23 September 2020.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif