Kejaksaan Agung. Foto: M Irfan/MI
Kejaksaan Agung. Foto: M Irfan/MI

Kejagung Tunda Pemeriksaan Agum Gumelar Terkait Mobile8

Nasional korupsi mobile8 telecom
Adhi M Daryono • 05 Januari 2016 21:13
medcom.id, Jakarta: Kejaksaan Agung menunda pemeriksaan mantan komisaris PT. Mobile8 Telecom (Smartfren) Agum Gumelar terkait kasus dugaan korupsi restitusi pajak fiktif PT. Mobile8 Telecom (Smartfren).
 
Agum gagal diperiksa lantaran yang bersangkutan meminta Kejagung untuk menunda pemeriksaan. "Kami telah menerima (surat) permohonannya," Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Arminsyah di Kejaksaan Agung, Selasa (5/1/2015).
 
Kata Arminsyah, Kejagung juga akan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengajuan restitusi pajak (pergantian pajak) dari PT. Mobile8 Telecom ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Surabaya tahun 2012 agar dapat melantai di bursa saham.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang lagi dikoordinasikan dan dikaji. Komisaris independen kami panggil untuk dimintai keterangannya. Saat ini ada beberapa saksi yang akan dimintai keterangannya tapi saya belum terima laporannya seperti apa," ujar Arminsyah.
 
Kejaksaan menemukan ada transaksi fiktif senilai Rp80 miliar antara PT Djaya Nusantara Komunikasi dan PT Mobile8 pada rentang 2007-2009. Transaksi bodong itu dilakukan guna melengkapi syarat administratif restitusi pajak. Sebelumnya, Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan akan membuka selebar-lebrnya kasus restitusi pajak ini yang diduga melibatkan bos MNC Grup Hary Tanoesoedibjo.
 
Bahkan Jaksa Agung menjanjikan adanya tersangka dalam dugaan korupsi restitusi pajak tersebut. "Nanti kita segera tetapkan tersangka untuk kasus Mobile8," pungkas Prasetyo.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif