Masa Penahanan Idrus Diperpanjang

Juven Martua Sitompul 29 November 2018 10:39 WIB
OTT KPKKorupsi PLTU Riau-1
Masa Penahanan Idrus Diperpanjang
Idrus Marham/MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Penahanan tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I itu diperpanjang 30 hari ke depan.

"Ini merupakan perpanjangan penahanan ke 2," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 29 November 2018.

Menurut Febri, perpanjangan penahanan Idrus dimulai sejak 29 November sampai 28 Desember 2018. Perpanjangan penahanan demi kepentingan penyidikan.


Baca: Penahanan Idrus Marham Diperpanjang

KPK baru menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-I. Ketiga tersangka itu ialah bos Blackgold Natural Recourses Limited Johannes Budisutrisno Kotjo, eks Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih, serta mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Eni bersama Idrus diduga menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Eni diduga menerima uang Rp6,25 miliar dari Kotjo. Uang itu merupakan jatah Eni untuk memuluskan perusahaan Kotjo sebagai penggarap proyek PLTU Riau-I.

Penyerahan uang kepada Eni dilakukan bertahap dengan rincian Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar pada Maret-Juni 2018‎. Idrus juga dijanjikan mendapatkan jatah yang sama jika berhasil meloloskan perusahaan Kotjo.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id