Pelapor Ketua DPRD DKI Pertanyakan Keseriusan Polisi

Lukman Diah Sari 27 Oktober 2018 00:05 WIB
penipuan
Pelapor Ketua DPRD DKI Pertanyakan Keseriusan Polisi
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mandek. Pelapor, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Zaini Ismail pun mempertanyakan keseriusan polisi dalam mengusut kasus ini. 

Kuasa hukum Zaini, Ilal Ferhard menyebut laporan kliennya belum juga diproses oleh kepolisian. Padahal, laporan itu sudah dilayangkan ke Polda Metro Jaya sejak 30 April 2018. 

"Kalaupun tidak berjalan, seharusnya diberikan keterangan kepada pelapor alasannya mengapa, biar kami tidak bingung juga," kata Ilal kepada wartawan, Jumat, 26 Oktober 2018. 


Ilal mengaku pihaknya berencana melaporkan hal tersebut kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait hal ini. Ia ingin laporan kliennya atas Prasetyo segera diproses.

Tidak hanya itu, Ilal juga menyerukan agar PDI Perjuangan, partai yang menaungi Prasetyo juga mengambil tindakan. Menurutnya, PDI Perjuangan bisa meminta Prasetyo untuk mengikuti proses hukum.

"Apalagi kader ini punya posisi strategis, yaitu Ketua DPRD DKI. (PDI Perjuangan) harus memberikan imbauan kepada Ketua DPRD tersebut untuk memberikan contoh yang baik sebagai kader partai," tegasnya. 

Baca: Ketua DPRD DKI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Zaini melaporkan Prasetio ke Polda Metro Jaya melalui pengacaranya, William Albert Zai, pada 30 April 2018. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/2369/IV/PMJ/Dit. Reskrimum. 

Dalam laporannya, Prasetio disebut mengimingi-imingi Zaini untuk bisa menjadi pelaksana tugas (Plt) gubernur Riau. Zaini pun memberikan uang sebanyak Rp3,2 miliar kepada Prasetio.




(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id