Menteri BUMN Erick Thohir Erick saat Kuliah Umum di Unika Atma Jaya, Rabu, 26 Januari 2022. Istimewa
Menteri BUMN Erick Thohir Erick saat Kuliah Umum di Unika Atma Jaya, Rabu, 26 Januari 2022. Istimewa

Erick Thohir: Negara Hadir Selamatkan Polis Nasabah Jiwasraya

Nasional Kementerian BUMN Jiwasraya Erick Thohir ASABRI
Al Abrar • 26 Januari 2022 20:03
Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir memastikan penyelesaian kasus PT Jiwasraya menjadi komitmen bagi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu sekaligus memastikan negara hadir memberikan perlindungan kepada nasabah. 
 
Menurut Erick, penuntasan kasus mega skandal Jiwasraya akan memberikan solusi bagi para korban. Bahkan, dia menegaskan penyelesaian asuransi Jiwasraya ini baru terjadi dibandingkan kasus-kasus lainnya. 
 
Sebab, kata Erick, hal itu menyangkut kepercayaan besar terhadap industri asuransi dan dana pensiun ke depannya. Apalagi kasus serupa juga terjadi di PT ASABRI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain penegakan hukum yang konkret dan tegas, negara juga hadir dalam melakukan terobosan baru untuk menyelamatkan para nasabah. Terhadap para nasabah pemegang polis dilakukan restrukturisasi polis para nasabah Jiwasraya ke IFG Life, sehingga selain penegakan hukum bagi para tersangka, negara menjamin dan memberikan layanan asuransi agar para nasabah tidak kehilangan haknya.
 
"99 persen (korban Jiwasraya) sudah sepakat. Sekarang sudah terjadi pencairan-pencairan sesuai dengan kewajiban yang disepakati," kata Erick saat Kuliah Umum di Unika Atma Jaya bertajuk ‘Efektivitas Penanganan Hukum dan Ekonomi dalam Kasus Mega Korupsi : Studi Kasus Jiwasraya’, Rabu, 26 Januari 2022.
 
"Di banyak kasus solusi seperti ini justru hanya digantung, istilahnya dihukum saja sudah, tapi pemegang polis itu dirugikan. Coba sekarang yang ditipu itu penyelesaian apa? hanya mau memenjarakan tidak selesai, nah karena itu pak Jaksa Agung untuk memberikan hukum jera dengan menyita kekayaan yang akan dibalikkan kepada negara,” Sambung Erick.
 
Baca: Sukses Restrukturisasi Jiwasraya, Gebrakan Erick Thohir yang Lain Ditunggu
 
Menurut Erick, kasus korupsi di asuransi Jiwasraya dan ASABRI menjadi kasus korupsi terbesar dalam sejarah Indonesia, hingga penerapan hukuman pada dua kasus ini juga berbeda, yakni hukuman mati buat pelaku korupsi ASABRI dan hukuman seumur hidup buat asuransi Jiwasraya.
 
“Ini yang kenapa kembali kepada Kejaksaan Agung, juga menyampaikan ketika di Jiwasraya ada penyitaan dan hukuman seumur hidup, lalu kenapa di ASABRI  beliau menghukum mati? karena kan tadi, saya yakin beliau juga bukan arogansi mau hukum mati tetapi ini dua kasus yang berbeda dan ini penipuan terbesar selama sejarah bangsa Indonesia,” ujarnya.
 
Erick Thohir: Negara Hadir Selamatkan Polis Nasabah Jiwasraya
 
Erick menjelaskan, kasus korupsi asuransi Jiwasraya merugikan negara dan nasabah sebesar Rp40 triliun. Untuk itu, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan dan Kejaksaan Agung untuk bagaimana hak para pemegang polis mendapat kompensasi dari negara lewat kesepakatan IFG life sebesar 99 persen. 
 
“Ini Rp40 triliun kurang lebih dan pelaku hanya beberapa orang. Karena itu kita mendorong kerja sama dengan Kejagung, terus juga kenapa Kemenkeu sedang revisi juga yang namanya UU tadi, tapi penyelesaian harus terjadi, uang negara yang hilang tadi ada sitaan yang korupsi, yang memegang polis harus diberi kompensasi sesuai dengan kesepakatan yang 99 persen tadi,” jelasnya.
 
“Artinya apa korupsi tidak mungkin juga hilang, tapi paling tidak kita harus meminimalisasi praktik ini dengan dua cara, orangnya musti punya amanah, punya akhlak tetapi juga SOP harus ada,” sambungnya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif