Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan)

Polda Papua Bentuk Tim Usut Penembakan Briptu Heidar

Nasional kelompok bersenjata di papua
Cindy • 14 Agustus 2019 15:51
Jakarta: Polda Papua membentuk tim khusus mengusut penembakan Briptu Heidar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Tim terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua dan Satuan Reserse Kriminal Polres Puncak Jaya.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan tim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu bahkan terdengar beberapa kali suara tembakan.
 
"Kemarin sekitar pukul 11.00-12.00 Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) tim mendatangi TKP memang ada serangan, ada tembakan," ucapnya di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 14 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi menuturkan saat mendengar tembakan, tim gabungan TNI Polri bergegas melakukan pengejaran. Namun tak ditemukan jejak pelaku dari tempat asal suara tembakan.
 
"Hanya ditemukan beberapa amunisi dan sudah dilakukan penyitaan," kata Dedi.
 
Kepolisian masih memburu penembak Briptu Heidar dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) di Kabupaten Puncak, Papua. Heidar gugur saat melakukan penyelidikan awal terkait aktivitas KKB di sana.
 
Baca juga:JK Tegaskan Menyerang Kelompok Bersenjata Bukan Pelanggaran HAM
 
"Yang diduga melakukan eksekusi namanya JM, bagian kelompok G," kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Dedi mengungkapkan kelompok G merupakan penguasa di daerah tersebut. Mereka sempat menyandera Briptu Heidar.
 
Kepolisian, kata Dedi, juga masih mendalami adanya jebakan yang dibuat KKB. Dia menduga kelompok separatis itu telah memantau kehadiran Briptu Heidar dan Bripka Alfonso ketika memasuki wilayahnya.
 
Briptu Heidar ditemukan tewas setelah disandera kelompok bersenjata di Kampung Usir, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Almarhum ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 15.30 WITA di jembatan dekat TKP penyanderaan. Informasi lokasi didapatkan dari masyarakat.
 
Pada pukul 16.00 WITA tim mengevakuasi jenazah dan dibawa di Puskemas Ilaga. Jenazah Briptu Heidar kemudian dibawa ke Timika dam diterbangkan ke kampung halamannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif