Kapolri Jenderal Idham Aziz. Foto: MI/M Taufan SP Bustan
Kapolri Jenderal Idham Aziz. Foto: MI/M Taufan SP Bustan

Polri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penganiayaan ke Lutfi

Nasional unjuk rasa demo massa
Siti Yona Hukmana • 24 Januari 2020 14:16
Jakarta: Polri membentuk tim khusus untuk mengusut dugaan penyetruman yang dilakukan anggota kepolisian kepada terdakwa kasus demonstrasi berujung kerusuhan, Dede Lutfi Alfiandi. Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan akan menindak anggotanya bila terbukti menganiaya Lutfi.
 
"Sudah dibentuk tim, akan kita periksa apa benar polisi melakukan itu. Kalau benar saya sudah minta ditindak tegas," kata Idham di Kantor Kompolnas, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Lutfi sebelumnya bercerita dipaksa mengakui perbuatan melempar batu ke arah aparat keamanan saat aksi demonstrasi pada Senin, 30 September 2019. Lutfi kemudian mengakudianiaya polisi akibat menolak mengakui perbuatan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya disuruh duduk, terus disetrum, ada setengah jamlah," kata Lutfi saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 20 Januari 2020.
 
Keterangan Lutfi dibantah Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie Latuheru. "Kita pakai logika saja. Waktu itu yang diamankan banyak orang, kalau dia (Lutfi) doang yang disetrum kan tidak mungkin," kata Audie di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Audie mengatakan Lutfi ditangkap bersama sejumlah demonstran lainnya. Sehingga, ada saksi mata bila polisi betul-betul menyetrum Lutfi.
 
"Misalnya ya kalau terjadi insiden penyetruman, kalau pun terjadi, pasti kan dilihat banyak orang," ujarnya.
 
Audi mengaku sudah mengonfirmasi pengakuan Lutfi ke jajarannya. Menurut dia, jajarannya mencokok Lutfi dan para pedemo di Gedung MPR/DPR, Jakarta tanpa kekerasan.
 
"Itu ditangani Polres Metro Jakpus (Jakarta Pusat). Kita hanya mengamankan saja. Kemudian Polres Jakpus yang tindak lanjuti," ujar Audie.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif