Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

KontraS Sesalkan Penyangkalan TNI dalam Penembakan Pendeta Yeremia

Nasional kekerasan kelompok sipil bersenjata kelompok bersenjata di papua
Siti Yona Hukmana • 22 Oktober 2020 16:06
Jakarta: Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS) mengkritik sikap TNI terkait penembakan pendeta Yeremia Zanambani di Papua. Dugaan keterlibatan TNI dalam kasus itu tak didalami.
 
"Kami menyayangkan penyangkalan aparat yang yang terlalu dini ketika misalnya peristiwa itu baru terjadi," kata Wakil Koordinator II KontraS Arif Nur Fikri dalam konferensi pers daring, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Arif memandang sikap itu menjadi pola TNI merespons sejumlah kasus yang terjadi. Misalnya, kasus dugaan penyiksaan diadvokasi KontraS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Begitu dengan cepatnya aparat-aparat yang diduga terlibat itu melakukan proses-proses penyangkalan," ucap Arif.
 
Baca:Aparat Terlibat Penembakan Pendeta Yeremia Harus Diproses di Peradilan Umum
 
Dia menyarankan pemerintah menggali alasan aparat TNI yang selalu meyangkal sebelum mengetahui hasil investigasi. Arif tak ingin sikap serupa terulang.
 
Peneliti Amnesty Internasional Indonesia Ari Pramuditya menyebut penyangkalan TNI diperparah dengan pemberian keterangan yang menyesatkan. Sebab, Angkatan Bersenjata menuding kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai pelaku.
 
"Aparat mengambinghitamkan KKB untuk setiap peristiwa pembunuhan yang terjadi di Papua tanpa didasari oleh proses investigasi terlebih dahulu secara efektif dan menyeluruh," kata Ari.
 
Tuduhan terhadap KKB disebut juga datang dari kepolisian. Ari meminta Polri tak menjadi juru bicara TNI.
 
"Kami mengingatkan sekali lagi bahwa pertanggungjawaban pidana harus jelas siapa pelakunya dan apa perannya, tidak bisa serta merta bisa menunjuk kelompok a atau kelompok b. Untuk itu perlu melakukan investigasi secara menyeluruh dan independen," ungkap dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif