Ilustrasi Kejaksaan Agung. Dok. Media Indonesia
Ilustrasi Kejaksaan Agung. Dok. Media Indonesia

Revisi UU Kejaksaan Dinilai Penting dan Mendesak

Nasional kejaksaan
Juven Martua Sitompul • 29 September 2020 04:22
Jakarta: Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak), Barita Simanjuntak, menilai revisi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan penting dan mendesak. Komjak mendukung revisi tersebut.
 
"Penting dan mendesak. Kami memberikan dukungan terhadap RUU Kejaksaan ini. Sebab kami melihat secara substantif RUU ini penting sekali," kata Barita dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2020.
 
Barita menyebut UU Kejaksaan sudah berumur 14 tahun dan sudah selayaknya direvisi karena perubahan-perubahan yang terjadi di segala bidang. Termasuk harapan publik terhadap kepastian hukum yang lebih terukur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebagai instrumen negara hukum tentu saja dinamika masyarakat itu harus diakomodasi dengan tepat oleh kejaksaan sebagai pelaksana kekuasaan negara di bidang penuntutan," ujarnya.
 
Setelah mencermati substansi rancangan UU Kejaksaan, kata Barita, tak ada perluasan kewenangan pada Korps Adhyaksa. Dia menyebut yang ada dalam revisi itu adalah upaya untuk menghimpun berbagai kewenangan berkaitan dengan kejaksaan.
 
"Jadi kewenangan tetap sama hanya saja dalam mekanisme administrasi perundangan-undangannya akan semakin baik dan tertib apabila pengaturan kewenangan yang sudah ada tersebut dibuat dalam UU Kejaksaan," katanya.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif