Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Ancam Jerat Anggota FPI yang Menghalangi Proses Hukum

Nasional polri fpi Muhammad Rizieq Shihab
Siti Yona Hukmana • 02 Desember 2020 17:26
Jakarta: Penyidik dari Polda Metro Jaya sempat dihalangi anggota Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat panggilan kedua untuk Muhammad Rizieq Shihab, di Petamburan, Jakarta. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengingatkan ada konsekuensi hukum dari tindakan tersebut.
 
"Semacam penegasan soal itu, (ada) jerat hukum (bagi) pihak yang menghalangi proses hukum," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Awi menegaskan Indonesia merupakan negara hukum. Dia meminta Rizieq mau memenuhi panggilan penyidik dalam penyidikan kasus pelanggaran protokol kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita juga harus tunduk kepada hukum, siapa pun itu, tidak ada pengecualian, kita harus sama-sama tegakkan kalau memang yang bersangkutan (Rizieq) dalam hal ini melakukan pelanggaran hukum tentunya harus sportif dong," ujar Awi.
 
Awi mengatakan kepolisian bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dalam mengusut kasus ini. Mulai dari penyelidikan, gelar perkara, penyidikan, hingga pemanggilan saksi-saksi.
 
"Kalau kita sudah sepakat kita negara hukum, silakan taat hukum. Tentunya kita sayangkan kalau masih ada orang-orang yang tidak mau taat pada hukum, dan semuanya tentu ada sanksinya, seperti yang saya sampaikan bahwasannya kita negara hukum," ungkap jenderal bintang satu itu.
 
Baca: Rizieq Shihab Diingatkan Kedudukannya di Mata Hukum
 
Sebelumnya, penyidik Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sempat bersitegang dengan laskar FPI saat akan memberikan surat panggilan kepada Rizieq di Petamburan. Penyidik baru bisa masuk rumah Rizieq setelah berdialog kurang lebih 25 menit dengan laskar FPI.
 
Surat panggilan kedua itu telah diterima keluarga Rizieq. Imam Besar FPI itu diagendakan menjalani pemeriksaan pada Senin, 7 Desember 2020.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif