Ratna Sarumpaet Kembali Diperiksa
Tersangka kasus berita bohong Ratna Sarumpaet - Medcom.id/Diah Ihsan Siregar.
Jakarta: Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus berita bohong yang dibuat Ratna Sarumpaet. Hari ini, penyidik kembali meminta keterangan Ratna. 

"Iya, sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi Medcom.id, Senin, 22 Oktober 2018.

Argo menyebut ini merupakan pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan tambahan ini perlu setelah penyidik mengkaji semua keterangan saksi. 


Sejumlah saksi sudah diperiksa untuk tersangka Ratna. Mereka antara lain dokter Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, Sidik Setiamihardja; politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais; dan Koordinator Juru Bicara pemenangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. 

Polisi juga sudah memeriksa Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Nanik S Deyang serta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. 

(Baca juga: Ratna Sarumpaet Kembali Ajukan Tahanan Kota)

Ratna ditangkap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis, 4 Oktober 2018 malam, sebelum terbang ke Chile.

Ratna menjadi tersangka setelah menyebarkan informasi bohong dengan mengaku dianiaya sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 21 September 2018. Namun, polisi menemukan pada tanggal itu Ratna sedang dirawat usai operasi plastik di Jakarta. 

Atas kebohongannya, ia dikenai Pasal 14 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terancam hukuman 10 tahun penjara. 

(Baca juga: Hanum Rais Dilaporkan ke Persatuan Dokter Gigi)





(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id