Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Irjen Sambo Diminta Diusut Tuntas

Siti Yona Hukmana • 01 Agustus 2022 18:56
Jakarta: Polri diminta mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Tindak pidana yang diduga dilakukan almarhum Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (J) itu tenggelam akibat isu lain.
 
"Terkait dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual, pelecehan seksual ini, menurut saya pihak kepolisian tetap melakukan penyidikan," kata Pendiri Institut Perempuan, Valentina Sagala, saat dikonfirmasi, Senin, 1 Agustus 2022.
 
Menurut dia, penyidikan bisa mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Polri diminta mengusut tuntas agar menemukan keadilan berbekal UU TPKS tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"UU TPKS sudah mengatur pula substansi hukum acara, kiranya bisa dijalankan oleh penyidik agar kasus ini menemukan keadilan yang terang benderang. Kita tunggu bagaimana hasil penyidikan dari Kepolisian," ujar aktivis perempuan itu.
 
Sebelumnya, kuasa hukum Istri Irjen Sambo, Arman Hanis, menyayangkan kasus yang dilaporkan kliennya ke Polres Metro Jakarta Selatan tenggelam. Dia memandang Polri lebih fokus terhadap isu lain. Salah satunya pengungkapan penyebab tewasnya Brigadir J.
 
"Segala isu-isu yang ada membuat dugaan tindak pidana kekerasan seksual malah menjadi tenggelam oleh sejumlah isu yang ada, padahal negara yang kita cintai ini menganut asas kemanusiaan yang adil dan beradab," kata Arman.
 

Baca: Pengacara Istri Irjen Sambo Sayangkan Isu Pelecehan Terhadap Kliennya Tenggelam


 
Padahal, kata dia, perempuan rentan jadi korban kekerasan seksual. Termasuk istri Irjen Sambo, meski dia istri jenderal polisi bintang dua.
 
Arman berharap tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat mengungkap kasus pelecehan seksual itu secara tuntas dan transparan. Sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Kami berharap perkara ini akan dibuka dengan seterang-terangnya dan sejelas-jelasnya," ungkap dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif