Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Candra.
Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Candra.

Eks Bupati Buru Selatan Diduga Terima Duit dari Kontraktor

Nasional KPK Kasus Suap Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi Kepala Daerah
Candra Yuri Nuralam • 17 April 2022 09:27
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap pengerjaan infrastruktur di Buru Selatan pada 2011-2016. Utamanya soal penerimaan uang suap yang dilakukan mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa dari beberapa kontaktor.
 
Pendalaman itu dilakukan penyidik dengan memeriksa wiraswasta Liem Sin Tiong. Lim juga dimintai keterangan soal proyek yang dimainkan Tagop di wilayahnya.
 
"Tim penyidik mengonfirmasi antara lain terkait dengan pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh saksi, dan dugaan aliran uang untuk tersangka TSS (Tagop Sudarsono Soulisa) dari beberapa rekanan kontraktor yang juga turut mengerjakan proyek di Kabupaten Buru Selatan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Sabtu, 16 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemenang Tender Proyek Dicecar Soal Korupsi Eks Bupati Buru Selatan
 
Ali enggan memerinci lebih lanjut pertanyaan penyidik ke Liem. Keterangan dari Liem diyakini menguatkan tudingan penyidik terhadap Tagop dalam kasus ini.
 
KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa, dan dua pihak swasta Johny Ryndard Kasman serta Ivana Kwelju.
 
Ivana disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999.
 
Sementara itu, Tagop dan Johny disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 3 dan/atau 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif