Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Polisi Periksa Saksi Ahli dalam Kasus Sri Bintang

Nasional ujaran kebencian
Siti Yona Hukmana • 12 September 2019 15:07
Jakarta: Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan menyelediki kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian Sri Bintang Pamungkas. Polisi sudah mengantongi keterangan saksi ahli.
 
"Kita sedang memeriksa beberapa ahli dan juga saksi. Kemudian, barang bukti sudah kita lakukan pengkajian dan analisis," kata Iwan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019.
 
Polisi juga telah meminta keterangan Ketua Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Hembing sebagai pelapor. Polisi tinggal meminta klarifikasi Sri Bintang Pamungkas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Polri telah melayangkan panggilan pertama terkait pernyataan Sri Bintang yang ingin menggagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Aktivis itu mangkir saat panggilan pertama, Rabu, 11 September 2019, sekitar pukul 10.00 WIB.
 
Sri Bintang beralasan tak menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya. Iwan akan melayangkan panggilan kedua buat Sri Bintang.
 
"Dalam waktu dekat kita akan memanggil lagi Sri Bintang Pamungkas untuk kita minta keterangan," ujar Iwan.
 
Ipong Hembing, melaporkan Sri Bintang ke Polda Metro Jaya, Rabu, 4 September 2019. Laporan Ipong berdasarkan pernyataan Sri di sebuah akun Youtube pada 31 Agustus 2019. Laporan teregistrasi dengan nomor LP TBL/5572/IX/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.
 
Sri Bintang dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Trransaksi Elektronik (ITE), atau Pasal 160 KUHP. Dua pasal itu berkaitan dengan penyebaran informasi yang menimbulkan ujaran kebencian melalui media elektronik, dan menghasut di muka umum.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif