Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Aprilio Akbar.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Aprilio Akbar.

KPK Kejar Bukti Kasus Mafia Migas ke Mancanegara

Nasional kasus suap minyak mentah
M Sholahadhin Azhar • 04 Desember 2019 12:34
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengejar sejumlah barang bukti kasus dugaan suapperdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) ke luar negeri. Pasalnya, sejumlah bukti rasuah diduga tersebar hingga ke negara sahabat.
 
"Diduga ada beberapa bukti yang perlu kami cari di beberapa negara lain di dunia," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Rabu, 4 Desember 2019.
 
KPK telah menetapkan mantan Managing Director PES periode 2009-2013, Bambang Irianto, sebagai tersangka dalam kasus ini. Bambang diduga menerima suap USD2,9 juta dari pihak Kernel Oil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suap diberikan karena Bambang membantu kegiatan perdagangan minyak mentah dan produk kilang kepada PES/PT Pertamina (Persero) di Singapura, dan pengiriman kargo. Penerimaan uang haram disamarkan lewat rekening perusahaan cangkang.
 
Perusahaan bernama Siam Group Holding Ltd itu berkedudukan hukum di British Virgin Island, dan menerima uang dalam periode 2010-2013. Masalah ini mencuat pada 2008, Bambang masih bekerja di kantor pusat Pertamina.
 
Bambang bertemu perwakilan Kernel Oil Ltd, yang merupakan salah satu rekanan PES/PT Pertamina. Bambang lantas melaksanakan pengadaan penjualan minyak mentah, dan produk kilang untuk kebutuhan Pertamina. Pada periode 2009 hingga 2012, Bambang mengundang perwakilan Kernel Oil dan menjadi rekanan PES untuk impor dan ekspor minyak mentah Pertamina.
 
Bambang berperan mengamankan alokasi kargo Kernel Oil dalam tender penjualan minyak mentah. Bambang diduga menerima sejumlah uang melalui rekening bank di luar negeri sebagai imbalan.
 
Bambang disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif