Polri Belum Angkat Tangan untuk Novel

Faisal Abdalla 27 April 2018 07:10 WIB
novel baswedan
Polri Belum Angkat Tangan untuk Novel
Sejumlah aktivis antikorupsi melakukan aksi damai dan orasi dukungan untuk Novel Baswedan di Taman Pandang, depan Istana Negara, Jakarta. Foto: Antara/Reno Esnir.
Jakarta: Mabes Polri menegaskan belum angkat tangan menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Satu tahun lebih telah berlalu, kasus ini masih buram. 

"Masih serius kita menjalani (penyelidikan)," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis 26 April 2018.

Menurut dia, penanganan suatu kasus tak bisa diukur berdasarkan usia per tahunnya. Pasalnya, lama penanganan kasus per kasus bisa berbeda-beda. 


"Kasus itu tidak bisa ada timeline per sekian tahun, ada banyak kasus empat lima tahun kasusnya (baru selesai)," jelas dia.

Baca: Sanksi untuk Novel Tinggal Diumumkan

Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal di dekat rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. Peristiwa itu membuat kedua mata Novel hampir buta.

Hampir satu tahun berlalu, kasus Novel hingga kini masih belum jelas. Polri belum mampu mengungkap dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel. 





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id