Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Candra.
Plt juru bicara KPK Ali Fikri/Medcom.id/Candra.

Kepemilikan Aset Paulus Tannos Didalami

Nasional KPK korupsi e-ktp Penegakan Hukum Pemberantasan Korupsi
Candra Yuri Nuralam • 02 Desember 2021 16:40
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pegawai PT Cahaya Mulia Energi Konstruksi Rini Winarta terkait kasus rasuah pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) pada Rabu, 1 Desember 2021. Lembaga Antikorupsi meminta Rini menjelaskan aset milik tersangka Paulus Tannos.
 
"Rini hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan kepemilikan perusahaan dan aset dari tersangka PLS (Paulus Tannos)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis, 2 Desember 2021.
 
Ali enggan memerinci aset milik Tannos yang dibidik KPK untuk menjaga kerahasian proses penyidikan. KPK juga memeriksa mantan Direktur Utama PT LEN Industri Wahyudin Bagenda kemarin. Dia diminta menjelaskan tentang proses pembayaran dalam proyek KTP-el.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 3 Saksi Kasus Korupsi KTP-el Diperiksa KPK
 
"Hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses pembayaran dari proyek e-KTP ke beberapa konsorsium pelaksana," ujar Ali.
 
KPK terus mengusut keterlibatan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP-el Paulus Tannos yang saat ini masih ada di Singapura. KPK menyebut penahanan Tannos akan sulit karena tidak ada perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan Singapura.
 
"Apa enggak bisa dilakukan upaya paksa penahanan? tentu kita tidak punya perjanjian ekstradisi kan dengan Singapura," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Jumat, 1 Oktober 2021.
 
Alex mengatakan saat ini pihaknya cuma bisa meminta bantuan pemanggilan Tannos ke otoritas pemberantas korupsi Singapura. Lembaga Antikorupsi tidak masalah jika Tannos mau diperiksa di markas otoritas pemberantas korupsi Singapura.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif