Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyudahi kisruh internal (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyudahi kisruh internal (Foto:Medcom.id/Anggi Tondi Martaon)

Komisi III Minta Pimpinan KPK Selesaikan Kisruh Internal

Nasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 14 Mei 2019 17:37
Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyudahi kisruh internal. Diharapkan, polemik yang terjadi tidak merusak kinerja lembaga antirasuah tersebut.
 
"Diharapkan pimpinan yang menengahi persoalan ini. Pimpinan melakukan hal-hal yang bisa mengurangi dan menghilangkan kisruh," kata Nasir dalam diskusi Koalisi Masyarakat Sipil untuk Penegakan Hukum dan Pencegahan Korupsi (Kompak) di Resto Pulau Dua, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019.
 
Politikus PKS itu menyayangkan persoalan internal di KPK bocor ke tengah masyarakat. Sebab, bisa berdampak terhadap citra KPK. "Kita orang luar hanya menyaksikan. Publik juga risau menyikapi kisruh ini," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, dia berharap komisioner KPK bisa segera menyelesaikan konflik tersebut agar tidak menjadi warisan yang buruk bagi pemimpin selanjutnya, mengingat masa jabatan Komisioner KPK 2015-2019 akan berakhir.
 
"Hal ini menurut saya akan mencederai profesionalisme di tubuh KPK," ujar dia.
 
Seperti diketahui, kisruh di internal KPK bermula usai pengangkatan 21 penyidik. Terdapat beberapa argumen yang muncul sebagai pemicu kisruh internal tersebut, di antaranya 'Penyidik Ilegal' serta 'Siap-siap Praperadilan.
 
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo angkat bicara terkait kabar kisruh antara penyidik internal KPK dengan penyidik dari Polri. Agus mengklaim masalah itu sudah tuntas setelah kedua kelompok penyidik dipertemukan.
 
"Jadi kita sudah undang dan kita sampaikan bahwa sebetulnya program reformasi birokrasi di internal KPK cakupannya bukan hanya itu (pengangkatan penyelidik jadi penyidik)," ujar Agus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Mei 2019.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif