Ketua KPK Firli Bahuri. Dok. Humas KPK.
Ketua KPK Firli Bahuri. Dok. Humas KPK.

Firli: Penindakan Efektif dengan Pengusutan Pencucian Uang

Nasional KPK pencucian uang kasus korupsi pencegahan korupsi
Candra Yuri Nuralam • 26 April 2022 07:34
Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan bakal menggalakkan penindakan kasus rasuah di Indonesia. Pengusutan kasus korupsi bakal dimaksimalkan dengan dugaan pencucian uang jika ditemukan bukti yang cukup.
 
"Penindakan harus dibuat efektif dengan ancaman perampasan harta kekayaan dan TPPU (tindak pidana pencucian uang)," kata Firli melalui keterangan tertulis, seperti dikutip pada Selasa, 26 April 2022.
 
Pengusutan perkara korupsi yang dibarengi dengan dugaan pencucian uang dibutuhkan untuk memaksimalkan pemulihan kerugian negara. Upaya pencarian harta hasil korupsi dalam dugaan pencucian uang harus dilakukan dengan cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK butuh amunisi tambahan untuk memaksimal mengelola harta hasil korupsi dalam dugaan pencucian uang. Salah satu amunisi yang dibutuhkan adalah Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
 
"Dalam hal ini KPK telah meminta kepada DPR RI untuk membahas dan mengundangkan RUU Perampasan Aset," ujar Firli.
 
Baca: KPK Antisipasi Kepentingan Sponsor dalam Pencalonan Kepala Daerah
 
Calon beleid itu diyakini bisa membuat KPK makin garang. Pemulihan kerugian negara dari kasus korupsi juga diyakini bakal makin maksimal.
 
"Penindakan tetap kita lakukan karena kejahatan dan penjahat tak bisa hilang 100 persen," tutur Firli.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif