Relawan Joko Widodo (Jokowi) Ninoy Karundeng. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Relawan Joko Widodo (Jokowi) Ninoy Karundeng. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Ninoy Sebut Pengurus Masjid Al-Falah Diminta Bohong

Nasional Ninoy Karundeng
Kautsar Widya Prabowo • 11 Oktober 2019 14:22
Jakarta: Relawan Joko Widodo (Jokowi) Ninoy Karundeng menyebut Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Falah, Iskandar, diminta memberikan informasi tidak benar. Iskandar diminta bersaksi Ninoy tidak dianiaya.
 
"Pak Iskandar menyatakan dia disuruh salah satu tersangka memberikan pernyataan-pernyataan (bohong) yang sudah tersebar," ujar Ninoy di Dirkrimum Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Ninoy menyebut hal itu terungkap dalam pemeriksaan. Ninoy dan Iskandar dikonfrontasi penyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Ninoy enggan membeberkan orang yang dimaksud Iskandar. "Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka. Saksi-saksi yang lain menyatakan itu (Iskandar disuruh) benar," beber dia.
 
Sebelumnya, Iskandar mengaku tidak ada pemukulan di Masjid Al-Falah. Dia mengaku DKM Masjid menyelamatkan Ninoy dari amuk massa.
 
Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan Ninoy. Tiga dari belasan tersangka itu dijerat Pasal UU ITE lantaran terbukti merekam dan menyebarkan video Ninoy.
 
Sementara sepuluh tersangka yakni AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, Fery alias F, dan Sekretaris Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar dijerat Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif