PPATK Sebut Aliran Dana ke Teroris tak Besar
Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin--Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) belum bisa memastikan seberapa besar alir‎an dana yang diterima kalangan terorisme dalam beraksi di Tanah Air. PPATK hanya menyatakan angkanya tidak begitu besar. 

"Mudah-mudahan tidak banyak dana transfer atau tunai yang didapatkan oleh kalangan teroris di Tanah Air," kata Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, ditemui di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

Untuk k‎epastian angka untuk dana teroris, dia meminta kalangan media untuk bersabar. Pasalnya, tidak hanya PPATK saja yang melakukan pengembangan dan penelitian, tapi merangkul juga pihak Densus 88. 


"Belum bisa kita pastikan 100 persen. Ini masih pengembangan. Kita teliti dan kembangkan ini bersama pihak Densus 88. Kita harapkan tidak terlalu banyak," sebut dia.

Sebelumnya, Kiagus enggan menyebutkan asal dan pihak mana yang mengaliri dana ke terduga teroris di Indonesia. Pasalnya, itu masih dalam penyelidikan dan pengembangan Densus 88 Antiteror. "Kami tidak bisa bicara banyak," ucap dia.

Baca: Aliran Dana ke Teroris Berbentuk Transfer dan Tunai

PPATK terus menjalin komunikasi dengan aparat keamanan untuk berbagi informasi, terkait aliran dana kepada terduga teroris. Para terduga teroris ini disinyalir menerima uang dalam bentuk transfer dan tunai. "Macam-macam, ada yang cash, pokoknya kami sedang telusuri," ujar dia.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id