Panglima TNI Temukan Banyak Jalan Tikus di Perbatasan RI-Malaysia

Whisnu Mardiansyah 27 April 2018 19:37 WIB
indonesia-malaysia
Panglima TNI Temukan Banyak Jalan Tikus di Perbatasan RI-Malaysia
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Kalimantan - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Pontianak: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau wilayah perbatasan Republik Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat. Dalam peninjauan itu Panglima masih menemukan banyak jalan tikus di perbatasan. 

"Di perbatasan ini masih banyak ditemui jalan-jalan tikus untuk penyelundupan. Ini yang nantinya akan disinergikan TNI dengan Polri dan Bea Cukai. Peran serta masyarakat juga perlu karena mereka menguasai wilayah," kata Hadi di Landasan Udara TNI AU Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, 27 April 2018.

Dalam peninjauannya, Hadi turut bertemu dengan prajurit-prajurit TNI penjaga garda terdepan tapal batas wilayah nusantara. Dari laporan yang diterima, tidak ada patok perbatasan yang bergeser. 


"Dari laporan, yang pertama adalah untuk pantau perbatasan masih tetap pada posisi sesuai dengan SOP. Kita melakukan patroli baik itu di wilayah Aru maupun di Entikong," papar dia. 

(Baca juga: 300 Jalan Tikus Jadi Jalur Penyelundupan)

Di sisi lain, jenderal bintang empat itu mengapresiasi prajuritnya yang juga melakukan tugas pembinaan ke masyarakat sekitar. Khusunya di bidang pendidikan. 

TNI akan menggandeng Polri guna menyukseskan pembinaan pendidikan masyarakat perbatasan. Kerja sama ini diberi kode 'petasan'.

Pada prinsipnya, ia mengaku, jajarannya yang berjaga di perbatasan sudah mampu mengatasi permasalahan di perbatasan.

Dalam tinjauannya, Hadi turut ditemani Kapolri Jenderal Tiro Karnavian dan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang.

"Hari ini saya dan Kapolri ditemani juga oleh ketua DPD RI dan Dirjen Bea Cukai serta gubernur Kalimantan Barat berangkat ke perbatasan di Entikong dan Aru," pungkas dia. 

(Baca juga: Wiranto: Jaringan Narkoba Internasional Gunakan 'Jalan Tikus')





(REN)