Presiden Joko Widodo. Antara/Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo. Antara/Sigid Kurniawan

Jokowi Sebut TWK Tak Bisa Jadi Dasar Memberhentikan Pegawai KPK

Nasional KPK presiden joko widodo ASN Badan Kepegawaian Negara Asesmen Nasional
Nur Azizah • 17 Mei 2021 15:51
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta hasil tes wawasan kebangsaan tidak dijadikan dasar menghentikan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil tes itu seharusnya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK baik terhadap individu maupun institusi.
 
"Kalau dianggap ada kekurangan saya berpendapat masih ada peluang untuk memperbaikinya," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 17 Mei 2021.
 
Jokowi menyebut salah satu caranya melalui pendidikan kedinasan. Dia meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk menindaklanjuti polemik 75 pegawai KPK tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya minta kepada para pihak terkait untuk merancang tindak lanjut bagi program 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes," ujarnya.
 
Baca: Pegawai KPK Laporkan Indriyanto ke Dewas
 
Kepala Negara sepakat dengan pertimbangan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Kedua KPK. Dalam UU tersebut disebutkan proses pengalihan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Nagara (ASN) tidak boleh merugikan hak pegawai.
 
Sebelumnya, 75 pegawai KPK dinyatakan gagal dalam tes wawasan kebangsaan. Sebanyak 1.274 pegawai dinyatakan lolos dan dua pegawai tidak mengikuti tes.
 
Ke-75 pegawai KPK itu pun sudah dinonaktifkan dan diserahkan ke pimpinannya masing-masing. Kendati begitu, mereka masih menerima haknya sebagai pegawai.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif