Ilustrasi penembakan. Medcom.id
Ilustrasi penembakan. Medcom.id

TNI Pastikan Tak Menutupi Oknum Penembakan Pendeta di Intan Jaya

Nasional papua kelompok sipil bersenjata kelompok bersenjata di papua
Andhika Prasetyo • 23 Oktober 2020 04:01
Jakarta: Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TNI memastikan tidak akan menutupi oknum yang diduga terlibat penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua. Pihak-pihak yang terlibat bakal menjalani hukuman sesuai aturan.
 
"TNI tidak akan menutupi oknum aparat yang jelas-jelas melanggar hukum, aturan, dan perintah-perintah dinas. Ini merupakan komitmen pimpinan TNI untuk menjadikan TNI sebagai institusi yang taat hukum," ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi IGN Suriastawa dalam keterangan resmi, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Pernyataan itu menyusul temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya terkait insiden penembakan Pendeta Yeremia. Hasil temuan menunjukkan keterlibatan oknum aparat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suriastawa menghormati hasil temuan TGPF. Dia memastikan oknum aparat yang benar-benar terlibat bakal diproses hukum secara terbuka.
 
(Baca: KontraS Sesalkan Penyangkalan TNI dalam Penembakan Pendeta Yeremia)
 
"Identitas personel, kesatuannya, komandonya jelas. Bila dilaksanakan persidangan, mekanismenya juga jelas," ucap dia.
 
Hasil investigasi TGPF kasus penembakan di Intan Jaya, Papua menyebutkan penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremia Zanambani diduga dilakukan aparat keamanan. Pemerintah bakal menyelesaikan kasus itu sesuai hukum yang berlaku.
 
“Informasi dan fakta yang dikumpulkan di lapangan menunjukkan dugaan keterlibatan aparat. Walaupun ada juga kemungkinan dilakukan pihak ketiga,” kata Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dikutip dari Media Indonesia, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Mahfud meminta kepolisian dan kejaksaan menyelesaikan kasus ini tanpa pandang bulu. Mereka yang terlibat harus diproses hukum.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif