Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez

Setahun UU Baru, Kinerja KPK Dinilai Merosot

Nasional kpk Dewan Pengawas KPK
Andhika Prasetyo • 17 Oktober 2020 14:36
Jakarta: Implementasi Undang-Undang baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak memengaruhi kinerja lembaga. Setahun sejak undang-undang disahkan, kinerja KPK dinilai mengalami kemerosotan.
 
"Memang terlihat pemberitaan tentang penanganan korupsi menurun. Sekarang malah didominasi hal-hal yang membangun image buruk. Saya melihat KPK sudah karatan benar," ujar mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam webinar bertajuk 'Refleksi Satu Tahun Pengundangan UU KPK Baru', Sabtu, 17 Oktober 2020.
 
Bahkan, Saut menyebut, publik tidak peduli dengan yang dikerjakan atau menimpa KPK. "Masalahnya kita punya tanggung jawab untuk ikut menjaga KPK," tutur dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan turunnya kinerja KPK tidak terlepas dari dinamika kepemimpinan. Saut mengaku tak bisa berharap lebih dengan pimpinan saat ini.
 
(Baca: Novel Sebut Izin Penyadapan Berpotensi Sebabkan Bukti Hilang)
 
Sementara itu, mantan Komisioner KPK Mochammad Jasin mengatakan pelemahan di KPK disebabkan kehadiran dewan pengawas. Kinerja KPK menjadi tidak efektif.
 
"Untuk melakukan penggeledahan, KPK harus izin dewan pengawas dan itu satu kali 24 jam. Jangankan 24 jam, terlambat 10 menit saja bisa sangat berpengaruh," tutur Jasin.
 
Ia khawatir kinerja KPK ke depan semakin merosot. Apalagi banyak aturan di UU baru KPK yang menyulitkan.
 
"Seperti izin penyadapan. Penyadapan juga tidak bisa dilakukan dalam masa penuntutan. Akhirnya banyak yang bebas seperti kasus Sofyan Basir," tutur dia.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif