Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

8 Saksi Diperiksa untuk Selidiki Pelecehan di Bandara Soetta

Nasional penipuan pelecehan seksual pemerasan
Antara • 23 September 2020 23:21
Jakarta: Kepolisian memeriksa delapan saksi dalam kasus dugaan pelecehan dan penipuan yang dilakukan EF, oknum petugas tes cepat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Jakarta. Saksi terdiri dari petugas keamanan hingga perusahaan penyedia jasa tes cepat (rapid test) virus korona di Bandara Soetta.
 
"Sudah ada delapan saksi yang dilakukan pemeriksaan termasuk dari AOCC (Airport Operation Control Center), kemudian dari PT Kimia Farma dan juga ada beberapa saksi-saksi lainnya yang ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Rabu, 23 September 2020.
 
EF ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi merangkum laporan korban berinisial LHI disertai keterangan saksi dan alat bukti yang ada. EF dinilai menipu korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dinaikkan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan. Makanya kita tetapkan EF ini sebagai tersangka," tambah Yusri.
 
Baca: Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Ditetapkan Sebagai Tersangka Penipuan
 
Namun, dia baru dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kasus dugaan pelecehan terhadap LHI masih belum memiliki bukti cukup untuk naik ke tahap penyidikan.
 
"Untuk kasus yang pelecehannya masih kita selidiki," kata Yusri.
 
LHI, 23, mengaku menjadi korban pelecehan seksual dokter, EK, saat menjalani rapid test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. LHI menceritakan peristiwa itu melalui akun Twitter pribadinya @listongs.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif