Dokter Bimanesh Dituntut Enam Tahun Penjara
Dokter pada RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo dikawal petugas berjalan keluar seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (31/1). (Foto: MI/Rommy Pujianto).
Jakarta: Dokter Bimanesh Sutarjo dituntut enam tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. Ia dinilai bersalah dalam perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) dengan tersangka Setya Novanto.

"Menuntut, menyatakan terdakwa Bimanesh Sutarjo terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan yang menurut hukum bersalah," kata Jaksa KPK Anto Kresno Wibowo saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018.

Jaksa KPK meyakini Bimanesh bekerja sama dengan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi‎. Ia dinilai telah merekayasa rekam medis milik mantan Ketua DPR RI itu.


Dalam menyusun surat tuntutan jaksa mempertimbangkan berbagai hal. Hal yang memberatkan antara lain perbuatan Bimanesh tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi dan Bimanesh ti‎dak mengakui perbuatannya.

Sedangkan hal-hal yang meringankan Bimanesh bersikap sopan selama persidangan, ‎memberikan peran dan perbuatan Fredrich Yunadi dalam perkara ini, serta menyesali perbuatannya karena telah membantu Fredrich.

"Terdakwa juga mempunyai banyak jasa dan pengabdian kepada masyarakat dalam profesinya selaku dokter spesialis penyakit dalam," lanjut jaksa.

Bimanesh dituntut melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id