Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal

Terorisme Diprediksi Meningkat Pascaserangan AS ke Suriah

Nasional terorisme
Medcom • 21 November 2019 13:52
Jakarta: Terorisme di Indonesia diprediksi meningkat pascaserangan militer Amerika Suriah ke Suriah Bagian Utara yang mengakibatkan kepala ISIS Abu Bakr al-Baghdadi tewas. Pergerakan teroris di Indonesia pun diprediksi meningkat jelan perayaan natal dan tahun baru.
 
Pengamat intelijen dan keamanan UI Stanilaus Ryanta menyebut faktor dendam menjadi alasan serangan terorisme meningkat. Dia pun memprediksi sejumlah lokasi jadi sasaran teror.
 
"Dalam menyambut natal dan tahun baru ini, kemungkinan tempat-tempat yang akan diserang yaitu tempat ibadah, markas polisi dan juga markas yang berkaitan dengan Amerika Serikat," kata Stanilaus, Kamis, 21 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Stanilaus juga menilai pergerakan teroris jaringan pendukung ISIS seperti Jamaah Ansharut semakin agresif. Hal ini kelihatan sejak penyerangan Wiranto pada 10 Oktober 2019 dan bom bunuh diri di Polrestabes Medan pada 13 November 2019
 
Dia menyebut pergerakan teroris sulit dilacak karena tersebar. "Tapi kasusnya perlahan mulai terungkap dari kasus-kasus yang sudah terjadi" imbuh Stainlaus.
 
Warga diharapkannya ikut berperan karena Polri tak bisa kerja sendiri. Stainlaus menyebut kelompok teroris tersebar di berbagai lapisan masyarakat. Bahkan pengawasan dari tingkat keluarga perlu awas diri karena sulit terdeteksi. (Hartono Ardi Lase)
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif