40 Saksi Dihadirkan Usut Perkara Eni

Fachri Audhia Hafiez 29 November 2018 16:04 WIB
Korupsi PLTU Riau-1
40 Saksi Dihadirkan Usut Perkara Eni
Sidang dakwaan Mantan Wakil Ketua Komisi VII periode 2014-2019 Eni Maulani Saragih. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Perkara kasus korupsi proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau (PLTU MT Riau-1) masuk agenda pemeriksaan saksi. Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) akan menghadirkan sebanyak 40 saksi untuk menjerat terdakwa mantan Wakil Ketua Komisi VII periode 2014-2019 Eni Maulani Saragih.
 
"Kurang lebih ada 40 saksi yang mulia," kata JPU KPK Lie Putra Setiawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.
 
Ketua Majelis Hakim Yanto mengatakan, untuk mengefektifkan waktu, saksi yang akan dihadirkan di persidangan sebanyak 10 orang. "Sekali sidang kalau bisa 10 saksi. Sampai malam enggak apa-apa. Empat kali sidang," ucap dia.

Baca: KPK Usut Pertemuan Sofyan Basir-Eni Saragih

Eni diduga terlibat dalam korupsi proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau (PLTU MT Riau-1). Dia didakwa menerima uang suap Rp4,75 miliar dari bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo.
 
Politikus Partai Golkar itu juga didakwa menerima gratifikasi Rp5,6 miliar dan SGD40 ribu dari berbagai pihak.
 
Atas perbuatannya, Eni dijerat dengan Pasal 12b ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id