Ilustrasi Mahkamah Agung. MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi Mahkamah Agung. MI/Bary Fathahilah

Alasan MA Kerap Kabulkan Peninjauan Kembali Napi Koruptor

Nasional mahkamah agung kasus korupsi Mahkamah Agung RI
Fachri Audhia Hafiez • 01 Oktober 2020 21:51
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) belakangan disorot publik lantaran kerap memotong masa hukuman terpidana korupsi melalui putusan peninjauan kembali (PK). MA mengungkapkan pertimbangan hakim agung untuk mengabulkan PK.
 
Juru bicara MA Andi Samsan Nganro menjelaskan terpidana atau ahli waris yang mengajukan permohonan PK mendalilkan sejumlah alasan terkait kasus yang menjeratnya. Kemudian alasan-alasan tersebut akan dipertimbangkan hakim agung untuk dikabulkan atau tidak.
 
"Menurut MA dalam pemeriksaan PK bahwa alasan tersebut cukup beralasan dan terbukti, maka tentu MA dapat mengabulkan," kata Andi dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:KPK Sebut Penegak Hukum Belum Senada Jerat Koruptor
 
Andi tak menampik bahwa PK yang dikabulkan mayoritas memangkas masa hukuman terpidana. Alasan pengurangan hukuman itu misalnya terjadi saat pemohon PK A keberatan karena sama-sama berbuat dengan terdakwa B.
 
Meski pemeriksaan perkaranya terpisah dengan A, tetapi hukuman yang dijatuhkan berbeda. Contohnya A dijatuhi hukuman 7 tahun sedangkan B dipidana 3 tahun.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif