Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Kebiri Kimia Predator Anak Tak Pengaruhi Penyidikan

Nasional pelecehan seksual kebiri predator seksual
Siti Yona Hukmana • 06 Januari 2021 18:10
Jakarta : Polisi merespons Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 Tahun 2020 terkait hukuman kebiri kimia bagi predator seksual anak. Polisi memastikan aturan itu tidak mengganggu proses penyidikan.
 
"Kepolisian sebagai penyidik tetap mengacu pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Januari 2021. 
 
Ahmad menekankan kepolisian hanya melakukan penyidikan. Yakni, mengungkap tindak pidana mengikuti criminal justice system atau sistem peradilan pidana (SPP)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk keputusannya, eksekusinya itu bukan ranah dari kepolisian. Eksekusi itu adalah ranah dari jaksa penuntut umum (JPU)," ungkap Ahmad.
 
Baca: Hukuman Kebiri Kimia Dinilai Cara Kuno
 
Presiden Joko Widodo meneken PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak. Aturan itu diteken Jokowi pada 7 Desember 2020. 
 
PP tersebut merupakan peraturan turunan dari Pasal 81A ayat 4 dan Pasal 82A ayat 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Dalam Pasal 2 ayat 1, pelaku persetubuhan terhadap anak dengan vonis berkekuatan hukum tetap bisa dikenakan tindakan kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, dan rehabilitasi.
 
Sementara itu, Pasal 2 ayat 2 menyatakan pelaku perbuatan cabul terhadap anak yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dapat dikenakan tindakan pemasangan alat pendeteksi elektronik dan rehabilitasi.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif