Mahasiswa yang Dideportasi dari Suriah akan Ikut Program Deradikalisasi

Sunnaholomi Halakrispen 01 Juni 2018 11:33 WIB
wni
Mahasiswa yang Dideportasi dari Suriah akan Ikut  Program Deradikalisasi
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius--Medcom.id/M Rodhi Aulia
Jakarta: Seorang mahasiswa Intitute Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Jawa Timur, dideportasi dari Suriah. Mahasiswa tersebut diduga telah mendalami kehidupan selama berada di Suriah.

"Ini sama dengan tanda petik sudah sangat radikal. Bukan hanya orang tuanya, termasuk anak-anaknya ini perlu penanganan khusus," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius di Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Jalan HR. Rasuna Said Kav 6-7, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018.

Selanjutnya, kata Suhardi, mahasiswa tersebut akan diikutkan program deradikalisasi. Diharapkan upaya deradikalisasi mengubah pola pikir paham radikal menjadi berwawasan kebangsaan. "Kita ikut program deradikalisasi untuk orang semacam itu, kenapa? Mindsetnya luar biasanya kerasnya," tuturnya.


Baca: 36 WNI Berhasil Dipulangkan dari Suriah

Suhardi juga meminta Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, untuk selanjutnya dapat membantu memantau warga Indonesia yang tengah berada di Suriah. Supaya, dapat terdeteksi siapa saja yang melakukan tindakan mencurigakan.

"Kami minta kepada Mendagri melalui pemerintah daerahnya untuk menjemput mereka. Sehingga tahu persis mereka akan tinggal di mana, bergaul dengan siapa, sehingga ikut monitoring juga ini seperti yang kita kerjakan," pungkasnya.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id