Kuasa hukum RA, Heribertus S Hartojo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kuasa hukum RA, Heribertus S Hartojo - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Polisi Pegang Bukti Pelecehan Seksual Eks Dewas BPJS-TK

Nasional pelecehan seksual
Theofilus Ifan Sucipto • 02 Januari 2019 17:56
Jakarta: RA, korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh anggota Dewan Pengawas (Dewas) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Syafri Adnan Baharuddin, menyambangi Bareskrim Polri. Kedatangannya untuk konsultasi.
 
"Konseling dulu," kata kuasa hukum RA, Heribertus S Hartojo, di Bareskrim Polri, Rabu, 2 Januari 2019.
 
Rencananya, RA melaporkan Syafri hari ini. Namun, dia menjalani proses konsultasi di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim Mabes Polri lebih dulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam proses konseling itu, kata Heribertus, RA menyerahkan semua bukti-bukti dugaan pelecehan yang dilakukan Syafri. Bukti selanjutnya disortir.
 
"Kita mengajukan bukti dan disortir dan diarahkan agar penyidikan efektif," kata Heribertus.
 
(Baca juga:Kekerasan Seksual Dominasi Laporan LPSK)
 
Namun, Heribertus belum mau mengungkap bukti-bukti yang diserahkan. Dia berjanji membeberkan semuanya saat pihaknya resmi melaporkan Syafri.
 
"Besok baru diinformasikan secara resmi karena ada bukti saksi, chat, dan lainnya," kata Heribertus.
 
Sebelumnya, RA mantan staf di Dewan Pengawas BPJS-TK mengaku mendapat pelecehan seksual oleh salah satu dewan pengawas selama dua tahun terakhir. Belakangan, diketahui tuduhan itu tertuju kepada Syafri.
 
Syafri buru-buru mengklarifikasi. Dia mengaku tak pernah melakukan pelecehan. Syafri juga mengundurkan diri sebagai dewan pengawas usai kasus itu muncul.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif