4 Anak Buah Tito Karnavian Mangkir Pemeriksaan KPK

Fachri Audhia Hafiez 14 November 2018 21:40 WIB
suap di ma
4 Anak Buah Tito Karnavian Mangkir Pemeriksaan KPK
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Empat anggota Polri mangkir pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keempat polisi yang merupakan mantan ajudan Sekretaris Mahmakah Agung (MA) Nurhadi itu sedianya akan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan sejumlah perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), yang menjerat mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro.

"Sampai sore ini, para saksi tidak datang, belum diperoleh informasi alasan ketidakhadiran," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 14 November 2018.

Penyidik akan melakukan pemanggilan ulang terhadap keempat orang tersebut. Diharapkan anggota korps bhayangkara itu bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan.


Terlebih, surat telah dikirim melalui Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang ditujukan untuk Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. "Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan," ujar Febri.

Eddy Sindoro diduga menyuap panitera PN Jakarta Pusat, Edy Nasution. Uang diduga diberikan terkait pengurusan sejumlah perkara untuk beberapa perusahaan di bawah Lippo Group yang ditangani PN Jakarta Pusat.

Kasus suap pengurusan perkara ini terungkap dari operasi tangkap tangan pada 20 April 2016. KPK menangkap Edy Nasution dan Direktur PT Kreasi Dunia Keluarga Doddy Aryanto Supeno.

Saat ditangkap, Edy diduga telah menerima uang sebesar Rp50 juta dari Doddy. Dia juga diduga lebih dulu menerima Rp100 juta dari Doddy.

Usai penangkapan itu, KPK menggeledah sejumlah tempat, termasuk kantor dan rumah Nurhadi. Penyidik menemukan uang asing senilai Rp1,7 miliar. Nama Nurhadi juga disebut dalam dakwaan Doddy.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id