Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal

Kasus Pelarian Anak oleh Peleceh di Bandara Soetta Diusut

Nasional pencabulan pelecehan seksual pemerasan
Siti Yona Hukmana • 29 September 2020 15:07
Jakarta: Kepolisian menemukan perempuan berinisial E dan anaknya saat menangkap EFY, pelecehan dan pemerasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Polisi mencurigai hubungan EFY dan E karena pernah dilaporkan atas kasus pelarian anak.
 
"Ini masih kita cek karena EFY ini pernah bermasalah dengan Polda Sumatra Utara menyangkut laporan seseorang bahwa dia (EFY) melarikan anak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunu di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 29 September 2020.
 
Yusri mengatakan laporan kasus dugaan pelarian anak dibuat orang tua E pada 2018. Namun, orang tua E telah meninggal dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini diakui oleh EFY, E itu adalah istrinya yang sah. Kita masih mendalami," ujar mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu.
 
Baca: Kejiwaan Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Diperiksa
 
EFY ditangkap di indekos kawasan Balige, Sumatra Utara, pada Jumat, 25 September 2020. EFY sempat melarikan diri setelah kasusnya viral di media sosial. Dia kabur ke Sumatra Utara menggunakan bus.
 
EFY telah ditahan di Polres Bandara Soetta. EFY dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 289 KUHP tentang Pencabulan dan/atau Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 268 KUHP tentang Pemerasan. Dia terancam hukuman sembilan tahun penjara.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif