Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.
Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.

Habib Bahar Aktor Utama Penganiayaan Anak

Nasional kekerasan anak
Lukman Diah Sari • 19 Desember 2018 15:08
Jakarta: Bahar bin Smit jadi tersangka kasus penganiayaan anak di Bogor, Jawa Barat. Bahar ditetapkan tersangka usai menjalani pemeriksaan, Selasa, 18 Desember 2018, dan segera ditahan.
 
"Dalam peristiwa pidana ini, saudara BS itu sebagai aktor intelektual sesuai Pasal 170 dan Pasal 351 (KUHP), serta Pasal 80 UU Perlindungan Anak (UU No 35/2014)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 19 Desember 2018.
 
Bahar juga bertindak sebagai penganiaya dengan main hakim sendiri atas korbannya. "Ancaman dari setiap pasal itu di atas lima tahun," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dedi melanjutkan, dari kasus tersebut, sudah enam orang berstatus tersangka. Bahar sudah ditahan usai ditetapkan tersangka. Kemudian, pelaku AY dan MA ditangkap dan ditahan lebih dulu di Polres Bogor.
 
"Saudara HA dan S masih dalam proses pemeriksaan penyidik," kata Dedi.
 
Lima bukti kuat
 
Saat ini, kata dia, penyidik menyiapkan lima alat bukti untuk membuktikan penganiayaan oleh pimpinan Majelis Pembela Rasulullah itu.
 
"Lima alat bukti (sesuai) Pasal 184 KUHAP sudah ada semua. Meskipun persyaratan penyidik cukup dua alat bukti," ujar Dedi.
 
Alat bukti itu yakni keterangan tujuh saksi, surat visum dua korban penganiayaan, bukti petunjuk beberapa pernyataan saksi, dan bukti digital. "Alat bukti IT (teknologi informasi) juga akan disampaikan di sidang pengadilan."
 
Baca: Habib Bahar Diperiksa Atas Kasus Kekerasan Anak
 
Penyidik juga meminta keterangan ahli IT untuk menguatkan pembuktian Pasal 184 KUHAP. Termasuk, keterangan tersangka lainnya yang menguatkan status Bahar menjadi tersangka.
 
"Untuk menjelaskan apa yang menjadi peran BS," urainya.
 
Berniat kabur
 
Sebelum ditahan, Bahar kedapatan hendak kabur dan berganti identitas. Ini berdasarkan penelusuran jejak digital. Niat Bahar ini tercium lantaran video penganiayaan yang dia lakukan viral di media sosial.
 
"Setelah tahu video penganiayaan itu viral, yang bersangkutan (Bahar) sempat mengganti akun. Dan akun-akun BS (Bahar) itu diganti jadi RZ (Rizal)," ujar Dedi.
 
Dedi mengatakan temuan tersebut bakal disampaikan ke persidangan, termasuk dengan alat bukti yang telah dikumpulkan penyidik. Menurutnya, Bahar juga disebut hendak menghilangkan barang bukti. "Petunjuk ke arah sana ada," ujar dia.
 
Baca: Habib Bahar Dilaporkan ke Polda Metro
 
Bahar dilaporkan ke Polres Bogor atas dugaan kekerasan terhadap anak. Laporan dilayangkan keluarga korban. Laporan tercatat dalam nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bgr tertanggal 5 Desember 2018.
 
Penganiayaan dilakukan terhadap terduga korban berinisial MHU, 17, dan Ja, 18. Aksi itu dilakukan di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 1 Desember pukul 11.00 WIB.
 


 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi