Penyerahan petisi pecat ASN koruptor dari ICW dan change.org kepada Kementerian Dalam Negeri. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)
Penyerahan petisi pecat ASN koruptor dari ICW dan change.org kepada Kementerian Dalam Negeri. (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)

800 Ribu Orang Teken Petisi Pecat ASN Koruptor

Nasional pns korupsi ASN
Kautsar Widya Prabowo • 12 April 2019 14:35
Jakarta: Indonesia Coruption Watch (ICW) menampung aspirasi masyarakat yang geram atas aparatur sipil negara (ASN) terpidana korupsi yang masih digaji. Saat ini ICW telah menerima ratusan ribu aspirasi masyarakat melalui petisi pemecatan ASN koruptor via change.org.
 
Peneliti ICW Tibiko Sabar mengatakan banyaknya jumlah masyarakat berpartisipasi lewat petisi, menunjukkan keresahan atas lambatnya pemerintah menindak ASN koruptor. Masyarakat khawatir negara akan terus merugi jika tidak ditindak segera.
 
"Hingga saat ini, per 12 April, jumlahnya sudah mencapai lebih dari 800.000 penandatanganan petisi," ujar Tibiko di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Jumat, 12 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ICW pun tidak akan segan-segan untuk melakukan aksi yang lebih besar jika dalam waktu yang telah ditentukan pemerintah masih berdiam diri. Hingga akhir April, pemerintah didesak rampungkan masalah tersebut.
 
"Kita tagih lagi ke Kemendagri, apalagi publik, juga 800.000 orang melalui petisi, sudah ada yang dukung, kenapa juga kita enggak undang publik untuk ikut hadir mendorong prosesnya," ujar Peniliti ICW, Egi Primayogha.
 
Baca juga:ICW Desak Mendagri Percepat Pecat ASN Korup
 
Dalam kesempatan yang sama, Campaigner Change. org Dian Pramitha menjelaskan jumlah petisi telah terkumpul selama dua bulan dan masih akan bertambah. Tidak heran, petisi tersebut menjadi salah satu petisi dengan partisipasi terbanyak berdasarkan data Change.org.
 
"Yang menarik ini ada unsur politiknya yang orang sulit untuk tanda tangan tapi ternyata sekarang jadi trending ketiga," imbuhnya.
 
Lebih lanjut, 800.000 petisi yang telah terkumpul telah diserahkan langsung oleh ICW kepada Kemendagri, yang diwakili oleh Sekertaris Jenderal Hadi Prabowo. Diharapkan petisi tersebut menjadi cambukan pemerintah segera bertindak.
 
Sebelumnya, jumlah ASN yang telah divonis bersalah karena terbukti melakukan korupsi mencapai 2.357 orang per September 2018. 98 ASN terpidana korupsi tercatat bekerja di pemerintah pusat dan 2.259 ASN bekerja di pemerintah daerah. Per akhir Januari 2019, masih terdapat 1.466 ASN belum dipecat terkait kasus korupsi.
 
Berdasarkan temuan ICW, negara menanggung kerugian dana sekitar Rp6,5 miliar sebulan, atau Rp72 miliar dalam satu tahun. Data ini diperoleh dari penelusuran ICW terhadap Badan Kepegawaian Negara (BKN).
 
“Setidaknya, pemerintah harus membuat sistem informasi terintegrasi terkait ASN yang korupsi. Sistem ini nantinya akan memudahkan pemerintah mengambil keputusan,” kata peneliti dari ICW, Wana Alamsyah, di Jakarta, Sabtu 2 Maret 2019.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif