Ketua KPK Firli Bahuri merilis kasus pemerasan penyidik yang dilakukan AKP Stefanus Robin Pattuju di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 22 April 2021. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Ketua KPK Firli Bahuri merilis kasus pemerasan penyidik yang dilakukan AKP Stefanus Robin Pattuju di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 22 April 2021. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Harta Penyidik KPK Pemeras Wali Kota Tanjungbalai Rp461 Juta

Nasional KPK polri kasus pemerasan Kasus Suap kasus korupsi Pemberantasan Korupsi
Theofilus Ifan Sucipto • 23 April 2021 17:37
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan salah satu penyidiknya, AKP Stefanus Robin Pattuju, sebagai tersangka. Robin dijerat kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam penanganan perkara di Tanjungbalai pada 2020 sampai 2021.
 
Harta kekayaan Robin mencapai Rp461 juta. Angka itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan Robin pada 30 Maret 2021.
 
Dalam LHKPN, Robin mengaku tak memiliki harta tidak bergerak, seperti tanah atau bangunan. Namun, dia memiliki harta bergerak berupa motor Yamaha Mio M3 Tahun 2015 senilai Rp9 juta, motor Honda Vario Tahun 2012 senilai Rp7 juta, dan mobil Honda Mobilio Tahun 2017 senilai Rp95 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harta bergerak lainnya mencapai Rp512 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp10 juta. Robin memiliki utang sebesar Rp172 juta.
 
Baca: KPK Tak Mengampuni Penyidik yang Peras Wali Kota Tanjung Balai
 
Penyidik KPK asal kepolisian, Robin, ditetapkan sebagai tersangka bersamaan dengan pengacara Maskur Husain dan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Robin dan Maskur ditahan. Sementara itu, Syahrial masih diperiksa intensif.
 
Lembaga Antirasuah juga menyinggung nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Azis menjembatani pertemuan antara Robin dengan Syahrial di rumah dinasnya di Jakarta Selatan. Azis mengenalkan Robin karena Syahrial sedang tersandung perkara pada salah satu kasus korupsi yang ditangani KPK.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif