Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Kompolnas Dukung Polri Kejar Mafia Tanah hingga ke Luar Negeri

Nasional polri kasus tanah sengketa tanah
Antara • 22 Februari 2021 23:08
Jakarta: Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto mendukung Polri untuk memberantas para mafia tanah. Termasuk, menangkap tersangka pemalsuan tanah seluas 7 hektare di Cakung, Jakarta Timur, Benny Tabalujan, yang kabur ke Australia.
 
Benny Tabalujan diketahui menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah di Cakung. Saat ini Benny menjadi buronan dan diduga berada di Australia.
 
"Tentu (harus dikejar). Penyidik, dalam rangka memburu tersangka yang ada di luar negeri, bisa menggunakan mekanisme kerja sama internasional yang difasilitasi oleh NCB Interpol dan KBRI, tempat tersangka diduga berada. Tinggal dicek apakah tersangka punya status permanen resident di negara tersebut atau tidak," ujar Benny Mamoto seperti dilansir Antara, Senin, 22 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, kasus mafia tanah sangat merugikan tidak hanya bagi pemilik tanah yang sah, tetapi juga tanah-tanah yang akan digunakan oleh pemerintah untuk kepentingan proyek pembangunan infrastruktur. Dugaan kongkalikong mafia tanah dengan oknum di pemerintahan, kata dia, membuat sindikat mafia ini bisa melakukan aksinya.
 
"Permainan mafia tanah ini bisa membuat proyek terhambat yang kerugiannya sangat besar. Mafia tanah biasanya tidak bekerja sendiri, tetapi melibatkan beberapa oknum pihak terkait sehingga penyidikannya akan memerlukan waktu yang cukup panjang. Modus operandinya juga terus berkembang," ujarnya.
 
Baca: Cara Kementerian ATR Mencegah Praktik Mafia Tanah
 
Ia menegaskan bahwa Kompolnas mendukung penuh instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mafia tanah ditindak tegas tanpa pandang bulu. Apabila ada oknum-oknum terkait yang terlibat, polisi diminta menindak dan memproses hukum.
 
Selain itu, kata purnawirawan Polri ini, temuan modus operandi juga penting disampaikan ke publik dalam rangka edukasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
 
Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menegaskan bahwa Polri tidak pandang bulu mengusut tuntas kasus mafia tanah di Indonesia. Polri juga siap membongkar oknum yang melindungi para mafia tanah tersebut.
 
"Siapa pun dalang di balik kasus mafia tanah ini akan kami ungkap," kata Ramadhan.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif