Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo/Medcom.id/Zenal.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo/Medcom.id/Zenal.

Dua Minggu Djoko Tjandra Diburu

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Zaenal Arifin • 31 Juli 2020 05:30
Jakarta: Penangkapan buron kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra tak instan. Polri dan Polisi Diraja Malaysia (PRDM) 'mengendus' jejak Djoko lebih dari seminggu.
 
"Kita melakukan kerjasama yang namanya police to police selama satu sampai dua minggu, setelah kita dapat perintah dari Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Idham Azis," kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020 malam.
 
Upaya pemburuan membuahkan hasil. Pihaknya mendapat informasi keberadaan Djoko dari PDRM. Dia menyebut otoritas Malaysia telah menangkap buronan itu terlebih dahulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prosesnya handing over, setelah diamankan oleh Polisi Diraja Malaysia, kemudian diserahkan ke kita (Kepolisian Republik Indonesia)," ujarnya.
 
Baca:Tiba di Indonesia, Djoko Tjandra Dikirim ke Bareskrim
 
Djoko Tjandra tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, sekitar pukul 23.18 WIB. Buronan itu menjalani pemeriksaan intensif.
 
Djoko Tjandra pernah ditahan Korps Adhyaksa pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000. Namun dalam persidangan, hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan memutuskan Djoko bebas dari tuntutan.
 
Pengadilan menganggap kasus ini bukan perkara pidana, melainkan perdata. Kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap vonis Djoko ke Mahkamah Agung (MA) pada Oktober 2008. MA memvonis hukuman Djoko dua tahun penjara dan harus membayar Rp15 juta.
 
Uang milik Djoko di Bank Bali Rp546,166 miliar dirampas negara. Imigrasi juga mencegah Djoko.
 
Namun, Djoko kabur dari Indonesia ke Port Moresby, Papua Nugini, pada 10 Juni 2009, sehari sebelum MA mengeluarkan putusan. Kejaksaan kemudian menetapkan Djoko sebagai buronan.
 

(ADN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif