Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.

Pegawai Dinas Kota Medan Dipanggil KPK

Nasional kasus suap
Fachri Audhia Hafiez • 25 Oktober 2019 11:37
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara pada 2019. Kedua saksi akan diperiksa untuk tersangka Wali Kota Medan Teuku Dzulmi Eldin.
 
"Keduanya ialah Kasi Pemeliharaan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Fikri Hamdi Harahap dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Abdul Johan Batubara," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat di konfirmasi, Jumat, 25 Oktober 2019.
 
Tengku Dzulmi Eldin ditetapkan sebagai tersangka suap karena diduga memalak Kepala Dinas PU Kota Medan Isa Ansyari untuk menutupi kelebihan dana perjalanan dinasnya ke Jepang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tengku meminta bantuan Syamsul Fitri Siregar selaku Kepala Sub Bagian Protokoler Kota Medan mencari dana untuk menutupi kelebihan biaya tersebut. Target sasaran Tengku ialah kepala-kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
 
Sebelum memalak Isa untuk kepentingan menutupi kelebihan biaya perjalanan dinasnya, Dzulmi disinyalir sudah beberapa kali menerima uang dari Isa. Uang itu diberikan atas jasa Dzulmi yang telah mengangkat Isa sebagai Kepala Dinas PU.
 
Dzulmi dan Syamsul selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Isa disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif