Presiden Joko WIdodo. Foto Medcom.id/ Lis Pratiwi
Presiden Joko WIdodo. Foto Medcom.id/ Lis Pratiwi

Wadah Pegawai KPK Mendesak Jokowi Bentuk TGPF

Nasional novel baswedan
Juven Martua Sitompul • 11 Juli 2019 02:31
Jakarta: Wadah pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meminta Presiden Joko Widodo agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan. Apalagi, hasil kerja tim khusus bentukan Polri tidak signifikan.
 
"Suka tidak suka Jokowi harus segera membentuk tim gabungan pencari fakta di bawah beliau karena di bawah Kapolri saja gagal," kata Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019.
 
Pegawai lembaga antirasuah berharap hasil pengungkapan pelaku penyiraman, baik aktor di lapangan maupun aktor intelektual bukan sekadar hasil rekomendasi tim gabungan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang kami inginkan adalah segera
pelakunya ditangkap kemudian diadili, baik itu aktor-aktor yang melakukan penyerangan secara langsung di lapangan tapi juga aktor-aktor di belakangnya," ujar dia.
 
Yudi menegaskan pihaknya tidak akan berhenti meminta keadilan atas teror keji terhadap pegawai KPK, khususnya Novel. Polisi diminta segera menangkap pelaku dan aktor intelektual dari kasus yang membuat mata kiri Novel rusak tersebut.
 
"Tetapi jika tidak ada tentu kami akan terus menyuarakan bahwa pelakunya harus segera diungkap," pungkas dia.
 
Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian gagal mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Padahal, tim khusus ini memiliki waktu enam bulan untuk mengungkap kasus tersebut.
 
Tim ini dibentuk Tito Karnavian pada 8 Januari 2019, dengan jumlah anggota sebanyak 65 orang. Namun, hingga berakhirnya masa kerja pada 7 Juli 2019, tim tersebut tidak mampu mengungkap satu pun aktor yang bertanggung jawab atas cacatnya mata kiri Novel.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif