Pembunuh Iin Diduga Lebih dari Dua Orang
Pembunuhan wanita. Ilustrasi: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
Jakarta: Polisi masih terus menyelidiki kasus pembunuhan pemandu karaoke Ciktuti Iin Puspita (CIP). Pasalnya, polisi menduga pelaku lebih dari dua orang. 

"Pengakuan tersangka ada dia bilang (pelaku lain). Nah, ini kita lagi cari identitasnya. Kita coba mempelajari lebih dalam lagi," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 25 November 2018.

Indra mengaku telah mengantongi beberapa identitas terduga pelaku itu. Sosok yang dicurigai sebagai pelaku lain adalah teman Iin dan juga Nissa Regina (NR), sang tersangka. 


Indra belum bisa memastikan terduga dan tersangka pembunuh Iin bersekongkol. "Yang jelas (saat ini) pelaku ini dua orang. Cuma latar belakangnya ini kita mau cari apa sebabnya."

Mayat Ciktuti ditemukan di dalam lemari kamar indekos di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa, 20 November 2018. Korban diduga dibunuh Yustian dan Nissa Regina pada Minggu, 18 November 2018, pukul 20.00 WIB. 

Baca: Transportasi Daring yang Ditumpangi Iin Dilacak

Jasad korban sengaja diletakkan dalam lemari supaya tidak diketahui orang. Yustian dan Nissa bahkan sempat membersihkan lokasi pembunuhan. 

Dua sejoli itu ditangkap Selasa, 20 November 2018, di Merangin, Jambi. Keduanya berniat menuju Padang, Sumatra Barat, ke rumah keluarga Nissa.






(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id