Sejumlah tersangka melakukan reka ulang kejadian saat rekonstruksi pengeroyokan anggota TNI, di Polda Metro Jaya. ANT/Rivan Awal Lingga.
Sejumlah tersangka melakukan reka ulang kejadian saat rekonstruksi pengeroyokan anggota TNI, di Polda Metro Jaya. ANT/Rivan Awal Lingga.

Tersangka Bantah Satu Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan TNI di Ciracas

Nasional penyerangan
Siti Yona Hukmana • 18 Desember 2018 08:55
Jakarta: Iwan Hutapea (IH), salah seorang tersangka pengeroyokan anggota TNI di Ciracas sempat membantah satu dari 20 adegan rekonstruksi yang digelar di Resmob Polda Metro Jaya. Satu adegan itu dinilai IH tak sesuai fakta.
 
IH membantah kebenaran adegan ke 16. Dalam adegan itu, IH berdiri dan menghampiri kembali dan memukul korban Pratu Rivonanda Maulana di bagian kepala.
 
"Enggak begitu," kata IH saat pergelaran rekonstruksi di Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 17 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Atas bantahan itu, IH sempat berdebat dengan Kanit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Malvino Edward Yustica. Namun, IH tetap memperagakan adegan tersebut.
 
Menurut Malvino Edward, hal itu biasa. Dalam kegiatan rekonstruksi, kata dia, reka ulang adegan hanyalah penyesuaian. Bahkan, Malvino menegaskan bahwa pihaknya juga memiliki bukti video yang memperlihatkan aksi pemukukan tersebut.
 
"Tidak, itu hanya penyesuaian saja. Kita juga punya videonya," tukas Malvino.
 
Lebih lanjut, Malvino mengaku tidak ada penemuan baru setelah pergelaran reka ulang adegan tersebut. Ia memastikan, semua adegan telah sesuai dengan fakta yang ada.
 
"Sementara belum, masih sesuai keterangan dari tersangka," singkat Malvino.
 
Polisi usai menggelar rekonstruksi guna melengkapi berkas perkara kasus pengeroyokan dua anggota TNI, yakni Kapten Komarudin dan Pratu Rivonanda Maulana yang dilakukan oleh lima orang juru parkir. Dalam rekonstruksi itu, ada 20 adegan yang diperagakan.
 
Sebelumnya, polisi telah berhasil menangkap lima orang tersangka pengeroyokan, yakni, Agus Pryantara (AP), Herianto Panjaitan (HP), Iwan Hutapea (IH), Suci Ramdhani (SR), dan Depy (D). Kelima-nya ditangkap dilokasi berbeda.
 
Pengeroyokan tersebut terjadi di samping Toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin, 10 Desember 2018 pukul 15.30 WIB. Seluruh tersangka itu dikenakan pasal 170 KUHP dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif