Irvanto Hendra Pambudi saat menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12/2018). Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.
Irvanto Hendra Pambudi saat menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12/2018). Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Nasional korupsi e-ktp
Damar Iradat • 06 Desember 2018 00:48
Jakarta: Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi mengaku kecewa dengan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Hukuman 10 tahun penjara dirasa berat oleh Irvanto.
 
"Saya ingin menyampaikan bahwa putusannya sangat mengecewakan," kata Pengacara Irvanto, Soesilo Aribowo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam, 5 Desember 2018.
 
Menurut Soesilo, jika melihat dari pertimbangan hakim, putusan Irvanto tidak jauh berbeda dari putusan-putusan perkara korupsi KTP-el sebelumnya. Bahkan, menurut Soesilo, vonis para pelaku utama yang menikmati uang hasil korupsi KTP-el lebih rendah dibanding Irvanto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Irvanto dinilai tidak memiliki banyak peran dalam proses penggelembungan harga dari proyek senilai Rp5,9 triliun itu. Bahkan, dalam surat tuntutan jaksa Irvanto jelas hanya berperan sebagai kurir yang mengantarkan uang ke sejumlah anggota DPR RI.
 
"Di dalam surat tuntutan sendiri dijelaskan bahwa Irvanto hanya sebagai kurir. Namun, dengan putusan yang cukup berat, 10 tahun, saya berpendapat rasa keadilannya sangat kurang," ungkap Soesilo.
 
Baca juga: Keponakan Novanto Dihukum 10 Tahun Penjara
 
Selain itu, pasal yang dijerat Irvanto dalam kasus ini yakni Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi. Menurut Soesilo, ancaman hukuman pasal tersebut minimal empat tahun penjara.
 
"Saya mengiranya jauh tidak sampai 10 tahun, mungkin dari minimal (empat tahun) lebih sedikit," tegas dia.
 
Kendati begitu, Irvanto dan pengacara belum memutuskan langkah hukum berikutnya. Pihaknya masih akan mempelajari putusan majelis hakim.
 
"Oleh karena itu, tadi sudah disampaikan oleh Pak Irvanto kita lagi pikir-pikir langkah waktu satu minggu itu," ujarnya.
 
Sebelumnya, Irvanto Hendra Pambudi dan pemilik Delta Energy Made Oka Masagung divonis 10 tahun penjara. Keduanya terbukti menjadi perantara suap untuk mantan Ketua DPR RI Setya Novanto dalam pengadaan proyek KTP-el. Mereka dinilai telah memperkaya Novanto sebesar USD7,3 juta.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif