KPK Geledah Tiga Lokasi di Buton Selatan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - ANT/Aprillio Akbar.
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah tiga lokasi di Buton Selatan pada Sabtu, 26 Mei 2018. Penggeledahan terkait penyidikan perkara suap Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat (AFH).

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu lokasi yang digeledah yakni rumah tersangka Tony Konfres, kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM). Dua lokasi lainnya yakni rumah dinas Bupati Buton Selatan dan kantor Bupati Buton Selatan. 

"Terkait penyidikan perkara suap kepada Bupati Buton Selatan, terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Buton Selatan," kata Febri kepada wartawan, Senin, 28 Mei 2018.


Febri mengatakan penyidik menyita sejumlah dokumen dari lokasi penggeledahan. Dokumen yang disita terkait pengadaan proyek di Kabupaten Buton Selatan.

KPK menetapkan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat dan kontraktor PT Barokah Batauga Mandiri (PT BBM), Tonny Kongres, sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap atas sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan.

(Baca juga: KPK Selisik Keterlibatan Ayah Bupati Buton Selatan)

Dalam kasus ini, Agus diduga telah menerima fee sebesar Rp409 juta karena telah memuluskan sejumlah proyek di Pemkab Buton Selatan. Uang itu diterima Agus dari Tonny selaku penampung suap dari kontraktor.

Atas perbuatannya, Agus selaku penerima suap disangkakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tony selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(Baca juga: KPK Sita Perangkat Kampanye Cawagub Sultra)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id