Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Aliran Dana Proyek Fiktif Waskita Karya Diselisik

Nasional kpk waskita karya Korupsi di PT Waskita Karya
Dhika Kusuma Winata • 26 Oktober 2020 23:26
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus korupsi proyek fiktif di PT Waskita Karya (Persero). Penyidik Lembaga Antirasuah mendalami aliran dana dari proyek fiktif tersebut.
 
"Saksi dimintai keterangan terkait dugaan penerimaan sejumlah dana dari pelaksanaan proyek fiktif di PT Waskita Karya," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin, 26 Oktober 2020.
 
Para saksi yakni Direktur Keuangan PT Waskita Karya Haris Gunawan, mantan Dirut PT Jasa Marga Bali Tol Ahmad Tito Karim, dan Kasie Logistik Proyek CCTWI PT Waskita Karya Ebo Sancoyo. Selain itu, PNS Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Michael Tiwang dan PNS Dinas PU Pemprov DKI Jakarta Riswan Effendi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyidik juga menelusuri terkait dengan pembuatan dan administrasi kontrak-kontrak yang ada di PT Waskita Karya," kata Ali Fikri.
 
Baca:Direktur Keuangan PT Waskita Karya Diperiksa Terkait Proyek Fiktif
 
Sebanyak lima tersangka ditetapkan dalam perkara ini. Mereka adalah Kepala Bagian Pengendalian Divisi III PT Waskita Karya Fakih Usman, mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman, serta mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar.
 
Selanjutnya, mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya yang juga mantan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani dan mantan Kepala Bagian Pengendalian Divisi III PT Waskita Karya Jarot Subana.
 
Kelimanya diduga melakukan korupsi melalui pengerjaan proyek-proyek infrastruktur fiktif di Divisi II PT Waskita Karya kurun waktu 2009-2015. KPK menduga ada 41 subkontraktor fiktif pada 14 proyek pekerjaan Divisi II PT Waskita Karya.
 
Penghitungan dari BPK, total kerugian yang muncul akibat proyek-proyek fiktif itu mencapai Rp 202 miliar. Hingga kini, penyidik KPK menyita uang Rp12 miliar serta satu aset tanah yang diduga berkaitan dengan kasus PT Waskita Karya itu.
 
Selain uang dan aset tanah, penyidik juga menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan perkara. Penyidik juga memblokir puluhan aset yang dalam proses verifikasi untuk ditindaklanjuti.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif