Terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra. MI/Fransisco Carolio
Terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra. MI/Fransisco Carolio

WNI di Malaysia Puji Penangkapan dan Pemulangan Djoko Tjandra

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Antara • 01 Agustus 2020 02:35
Kuala Lumpur: Kelompok warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia mengapresiasi penangkapan buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Drama pelarian Djoko Tjandra dan polemik penegak yang muncul di 2020 ini mencoreng citra hukum Indonesia.
 
"Secara normatif proses hukum yang dikehendaki memang sedang terjawab kebutuhannya," kata Ketua Persatuan Pelajar Indonesia Malaysia (PPI) Universiti Teknologi MARA (UiTM) Inna Djunaenah seperti yang dilansir Antara, Kuala Lumpur, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran ini menilai proses hukum akan berjalan di Indonesia. Pakar hukum diyakini bakal banyak bicara soal beragam drama dan tudingan, terutama keterlibatan penegak hukum dan pengacara dalam pelarian Djoko Tjandra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, dia menilai penangkapan Djoko Tjandra menunjukkan kerja sama kuat antara penegak hukum Indonesia-Malaysia. Terutama untuk memulangkan WNI yang bermasalah dengan hukum domestik.
 
"Ini menunjukkan sikap kooperatif pemerintah Federasi Malaysia untuk mengembangkan posisinya sebagai negara tetangga yang siap membangun kemitraan yang berarti," kata Inna.
 
Hal ini juga memberi jawaban kepada publik Negeri Jiran seputar rezim pemerintah Malaysian tidak seperti yang disangkakan. Hal ini bisa meningkatkan kerja sama kooperatif kedua negara, terutama di bidang pendidikan.
 
Sekretaris Majelis Perwakilan KAHMI Malaysia Yuri Buchari mengaprasesiasi langkah dan keberhasilan Polri menangkap Djoko Tjandra. Ini memberi sinyal kuat penegakkan hukum tak tumpul ke taifan seperti Djoko Tjandra.
 
Baca: Ada Andil Malaysia pada Penangkapan DJoko Tjandra
 
Alumnus Universitas Islam Antarbangsa Malaysia (IIUM) ini mengharapkan pengusutan tuntas terhadap kasus tersebut dengan seadil-adilnya.
 
"Kami berharap agar institusi Polri mampu mengurai permasalahan ini dan mengadili seadil-adilnya mereka yang terlibat sesuai dengan porsi dan intensitas masing-masing," kata Yuri.
 
Penangkapan tersebut sekaligus menjawab tuduhan Djoko Tjandra dilindungi elite Malaysia. Padahal pemerintah Malaysia amat rapi memberikan kerja sama dan melakukan operasi senyap bersama Polri.
 
"Hal ini perlu diapresiasi sekaligus bisa dijadikan ikhtiar bahwa penegakan hukum itu di atas segalanya, termasuk di atas elite-elite negera sekalipun," kata pria asal Madura tersebut.
 

(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif